Jumat, 16 November 2012

HATI YANG DIAM KALA TERLUKA

oleh Syekh Mamduh Farhan al-Buhairi)Seorang dokter ahli bedah bergegas menuju rumah sakit begitu dihubungi pihak rumah sakit karena seorang pasien dalam kondisi kritis harus segera dioperasi. Begitu sampai dia mempersiapkan diri,mandi dan bersalin pakaian.
Sejenak sebelum masuk keruangan operasi ia bertemu dengan ayah pasien yang raut wajahnya memendam cemas bercampur marah. Dengan ketus laki-laki itu mencecar sang dokter,”Kenapa lama sekali dokter! Tidak taukah lama anda anak saya sedang kritis? Mana tanggung jawab anda sebagai dokter?”Dokter bedah itu menjawab dalam senyum, ”Saudaraku saya sangat menyesal atas keterlambatan ini. Tadi saya sedang berada diluar,tetapi begitu dihubungi saya langsung menuju kesini. Semoga anda maklum dan dapat merasa tenang sekarang. Doakan semoga saya dapat melakukan tugas ini dengan baik,dan yakinlah bahwa ALLAH akan menjaga anak anda.” Keramahan sang dokter ternyata tidak meredamkan amarah si bapak,bahkan suaranya mengguntur. ”Anda bilang apa?Tenang!?Sedikitpun anda tidak peduli rupannya,apakah anda bisa tenang jika anak anda yang sekarat?–semoga ALLAH mengampuni anda–apa yang akan anda lakukan jika anak anda meninggal?”
Sambil tetap mengulas senyum dokter menanggapi,”Bila anak saya meninggal saya akan mengucapkan seperti yang difirmankan ALLAH: ”Yaitu orang-orang yang jika ditimpa musibah mereka mengatakan inna lillahi wa inna ilaihi roji’in.
Dokter itu melanjutkan,”Adakah ucapan belasungkawa yang lain bagi orang beriman? Maaf Pak,dokter tidak dapat memperpanjang usia tidak juga memendekkannya. Usia ditangan ALLAH. Dan kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan putra anda. Hanya saja kondisi anaknya kelihatannya cukup parah,oleh karena itu jika terjadi yang tidak kita inginkan ucapkanlah inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Saran saya,sebaiknya anda pergi ke mushola rumah sakit
untuk memperbanyak sholat dan doa kepada ALLAH agar Dia menyelamatkan anak anda”. Tambahnya.
Laki-laki orang tua pasien menanggapi dengan sinis,”Nasehat itu memang mudah,apalagi untuk orang yang tidak punya hubungan dengan anda.”
Sang dokter segera berlalu masuk ruangan operasi. Operasi berlangsung beberapa jam,lalu sang dokter keluar tergerasa-gesa dan berkata kepada orang tua pasien,”Berbahagialah Pak,alhamdulillah operasi berjalan lancar,anak anda akan baik-baik saja. Maaf,saya harus segera pergi,perawat akan menjelaskan kondisi anak anda lebih rinci.”
Orang tua pasien tersebut tampak berusaha mengajukan pertanyaan lain,tetapi sang dokter segera beranjak pergi. Selang beberapa menit,sang anak keluar dari ruang operasi disertai seorang perawat.
Seketika orang tua anak itu berkata,”Ada apa dengan dokter egois itu,tidak sedikitpun memberi kesempatan kepada saya untuk bertanya tentang kondisi anak saya?”
Tak dinyana perawat tersebut menangis terisak-isak dan berkata,”Kemarin putra beliau meninggal dunia akibat kecelakaan. Ketika kami hubungi,dia sedang bersiap-siap untuk mengebumikan putranya itu. apa boleh buat,kami tidak punya dokter bedah yang lain;oleh karena itu begitu selesai operasi dia bergegas pulang untuk melanjutkan pemakaman putranya. Dia telah berbesar hati meninggalkan sejenak segala kesedihannya atas anaknya yang meninggal demi menyelamatkan hidup anak anda.”
Ya ALLAH rahmatillah hati yang meski terluka,namun tidak bicara.

BAGI UMAT ISLAM KITA HARUS PUNYA KEYAKINAN INI HANYA PENDAPAT YG DI AMBIL DARI AHLI TAFSIR.
BAHWA BANGSA ATLANTIS ATAU PUN DINASTI RAMA BUKANLAH DARI RAS MANUSIA KETURUNAN ADAM,DIALAH YANG DI NAMAKAN 3 UMAT TERDAHULU SEBELUM NABI ADAM YAITU,
  • BANUL JAN
  • BANUL BAN
  • DAN IJAJIL
DARI GOLONGAN JIN YG TERAKHIR MALAH BERBADAN DAN BERDARAH
DARI GOLONGAN 3 UMAT TERDAHULU ITULAH BUMI INI PERNAH MENGALAMI 3X KIAMAT
Mungkin dalam hati Kalian pernah terbesit pertanyaan Siapakah Makhluk Sebelum Adam?
Kalau menurut kepercayaan Ane (Muslim) merujuk :
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu?. Tuhan berfirman: Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya
Sebelum nabi adam turun ke bumi diceritakan bahwa yang menempati bumi ini adalah bangsa jin yang dikelompokan menjadi abal jan dan banul jan dan dari 2 kelompok tersebut bertempur terus tidak pernah bersahabat, kemudian malaikat menanyakan kepada Allah apa akan membuat orang untuk menjadikan kholifah dibumi yang selalu yasfiquddima (pertumpahan darah), akhirnya Allah memerintah yang bernama azajil yang memimpin para malaikat jibril mikail izroil dan malaikat yang lainnya, untuk menaklukan abal jan dan janul jan dibumi ini, kemudian setelah ditaklukan akhirnya Allah menciptakan nabi Adam, diantara azajil, malaikat dan adam diberikan ilmu oleh Allah karena tujuannya untuk menjadikan kholifah dibumi, setelah diuji ternyata yang lulus dari ujian tersebut adalah nabi Adam akhirnya semuanya diperintah Allah untuk sujud penghormatan kepada Adam fasajaduu illa Iblis,
akhirnya semuanya sujud kecuali azajil (bangsa Iblis) mereka sombong dan membangkang aba wastakbaro.
manusia tidak diciptakan dibumi, tapi manusia dijadikan khalifah di bumi, sebagai pengganti tentunya ada yang di ganti, alias Adam bukan makhluk pertama dibumi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk di bumi, yaitu abal jan dan banul jan, mereka itu adalah penghuni bumi sebelum manusia.
Bentuk basyariahnya tak jauh berbeda dengan manusia, maka anda bisa buktikan bahwa makhluk selain manusia, punya badan yang sama seperti manusia, yaitu banul jan, anak turun Jin, juga banul ban anak turun dedemit, maka ketika bumi rusak oleh mereka, mereka diusir bahkan dibasmi oleh malaikat, hingga mereka berlari terbirit-birit dan mencari tempat yang jauh dari anak Adam.
Jika ditinjau dari segi Archeology. Berdasarkan fosil-fosil yang ditemukan, memang ada makhluk lain sebelum manusia. Mereka seperti manusia, tetapi mempunyai karakteristik yang lebih primitif. Otak mereka lebih kecil. Oleh karena itu, kemampuan mereka berbicara sangat terbatas karena tidak banyak suara vowel yang mampu mereka bunyikan. Kelompok ini dinamakan Neanderthal.
Kemudian datanglah manusia Adam yang diklasifikasikan sebagai Homo Sapiens. Menurut Wikipedia, Homosapiens mulai ada sekitar 200 ribu tahun lalu. Sedangkan Neonderthal ada sehingga 130 ribu tahun dulu, kemudian ia lenyap. Ada juga teori yang mengatakan Neonderthal lenyap sebelum Homosapiens muncul. Tapi yang pasti, Homosapiens bukanlah evolusi dari Neanderthal. Neanderthal hanyalah makhluk seakan manusia yang telah ada sebelum kita (manusia Homo sapiens) ada.
Mungkin tidak ada fakta konkrit dalam membicarakan isu ini. Kebanyakan teori berdasarkan sumber fosil. Namun yang paling penting mungkin sebagai bagi yang Muslim kita percaya ada makhluk sebelum Adam yang saling membunuh. Ada yang mengatakan mereka adalah dari kaum jin. Ada juga yang mengatakan bahwa ada 3 umat yang utama sebelum Adam. Dua diantaranya dari kaum jin. Sedangkan kaum yang ketiga adalah dari golongan yang berbeda dari Jin, karena mereka ini berdarah dan berdaging. Golongan ketiga ini adalah mereka yang dimaksudkan sebagai man yufsidu feehaa wa yasfiku al-dimaa: golongan yang membuat kerusakan dan menumpahkan darah seperti yang diulas oleh Malaikat di dalam ayat al-Quran 2: 30. Ini pendapat yang dilontarkan oleh Al-Maqdisi.